Alhamdulillah, dalam rangka ikut meramaikan bazar di sekolah Akmal, saya jadi juga bikin pizza mini. Sebetulnya di kepala sudah ada macam-macam makanan yang pengen dibuat, pie susu, puding, sutera, bebek goreng, dll....tapi kayaknya memang harus sadar diri dengan keterbatasan tenaga dan peralatan yang masih segitu-gitu aja..:) Responnya baik, banyak yang bilang enak dan empuk...Senangnyaa.....alhamdulillah...:) Pizza mini ini di bazar sekolah di hargai Rp6.500,-/pcs,murah kan...:) Untuk harga segitu insyaallah nggak mengecewakan lah, namanya juga versi ekonomis..hihihihi. Yang mau bikin sendiri sila coba resepnya disini, yang mau pesan juga boleh banget, dalam jumlah banyak (minimal 20 pcs) ada harga resellernya..:)
23 January 2014
18 January 2014
Susu Sari Kacang Hijau
Susah sekali rasanya membuat anak saya Akmal untuk minum olahan kacang hijau. Padahal sudah pasti ada banyak manfaat yang bisa didapat dari butiran mungil berwarna hijau ini. Memang, sejak hamil dan saat Akmal batita Saya kurang telaten mengolah kacang hijau sehingga jarang mengkonsumsi kacang hijau buatan sendiri. Kalau mengkonsumsi dari sari kacang hijau yang sudah jadi memang lumayan sering, tapi tetap khawatir dengan kandungan gula yang sepertinya cukup banyak didalamnya. Nah, kali ini saya coba sekali lagi menyodori Akmal dengan kacang hijau yang saya olah menjadi susu. Untuk menghindari penolakan yang serta merta, Saya terpaksa menghilangkan kulit kacang hijaunya terlebih dahulu untuk mengurangi bau langu khas kacang-kacangan. Tetapi jika ingin memperoleh manfaat maksimal dari si kacang hijau ini, sebaiknya kulit luarnya ikut diolah juga ya..:) Sebagai pengenalan, Saya menambahkan susu kental manis untuk memperbaiki rasa dan penampilan, tetapi bisa dihilangkan pemakaiannya.
Susu Sari Kacang Hijau
oleh aidha bundaakmal
Bahan:
250 gram kacang hijau, rendam air selama 12 jam, cuci bersih beberapa kali sambil dihilangkan kulit arinya
air matang 6 kali dari hasil perasan kacang hijau, bisa disesuaikan tergantung kekentalan yang diinginkan
2 sendok sayur susu kental manis
3 sendok sayur gula pasir
3 batang kayu manis kecil
3 helai daun pandan
3 ruas jahe yang sudah dikupas, dibakar sebentar dan di geprak (bila suka, saya tidak pakai)
Cara Membuat:
1. Blender kacang hijau hingga halus, saring dengan kain berpori halus, peras hingga keluar semua sarinya
2. Satukan dalam panci sari kacang hijau, air matang/air mineral kemasan (takaran disesuaikan), daun pandan, kayu manis dan jahe, rebus sampai mendidih dengan api kecil sambil diaduk-aduk terus agar larutan sari kacang hijau tidak pecah
3. Masukkan skm dan gula pasir, aduk hingga larut, didihkan sekali lagi.
4. Matikan api, susu siap disajikan.
*Saya menggunakan air mineral sebanyak 6 kali dari hasil perasan kacang hijau, sehingga larutannya masih agak bening sebelum diberi skm. Jika air mineral yang digunakan sedikit seharusnya warna lebih putih/keruh alami dan tidak perlu diberi tambahan skm
*Dengan air sebanyak diatas, saya membutuhkan gula pasir dan skm seperti pada resep untuk menghasilkan susu sari kacang hijau dengan kemanisan yang pas bagi lidah saya, tidak terlalu manis tetapi juga tidak tawar.
*Setelah susu dingin, segera simpan dalam lemari es. Suami saya suka sekali susu sari kacang hijau ini diminum dalam keadaan dingin:)
16 January 2014
Kue Jajan Pasar Nagasari
Ceritanya saya lagi kangen kampung halaman di Jogja. Kangen jajan pasar yang jadi favorit sejak kecil. Nagasari langsung terbayang-bayang di benak saya saat puasa Kamis kemarin, ide untuk penganan buka puasa, apalagi melirik pisang yang sudah "mrotoli" karena kematengan di meja makan. Niat hati yang tadinya mau dibikin banana bread langsung balik arah eksekusi Nagasari. Resepnya hasil ngintip JTT karena testimonial yang sepertinya enak dan meyakinkan. Saya pakai metode yang diberikan salah satu pembaca JTT, santan didihkan terlebih dahulu bersama garam, daun pandan dan gula, baru dituang panas-panas ke tepung terigu dan tepung sagu, langsung aduk cepat sampai halus. O ya, karena "niat" menghabiskan pisang yang masih lumayan banyak maka potongan-potongan pisangnya saya aduk acak pada adonan santan dan tepung yang sudah halus, seperti Nagasari ala Banjar. Hasilnya, kue Nagasari yang sukses besar mengobati kangen saya karena baik tekstur maupun rasanya mirip dan pas sekali seperti Nagasari yang biasa saya temui dulu di Jogja:) Resep yang saya tulis dibawah ini menggunakan metode yang sudah saya modifikasi step-stepnya ya karena alasan kepraktisan, jika ingin resep aslinya silakan langsung intip ke webnya JTT ya..^^
Nagasari
Resep diadaptasikan dari buku 500 Resep Masakan Koleksi Kursus Masak Ny. Liem yang Paling Diminati, oleh Chendawati - Kue Pisang, share oleh Endang-JTT, modifikasi step oleh aidha bundaakmal^^
Bahan:
265ml santan kental instan, ditambah air sampai dengan 800ml
3 lembar daun pandan, simpulkan
1 sdt garam
130gram gula pasir
1/2 sdt vanili bubuk
200gram tepung beras
100gram tepung tapioka (saya pakai tepung sagu)
10 pisang matang ukuran kecil / 5 pisang besar (saya pakai 10 pisang yang biasa disajikan untuk pencuci mulut, yang ukurannya sejempol-jempol itu lho, nggak tahu namanya..), potong-potong
1-2 lembar daun pisang utuh, potong2 sesuai selera, layukan dengan api kecil sebentar saja
Cara membuat:
1. Siapkan tepung berasa, tepung sagu dan vanili bubuk dalam baskom, sisihkan
2. Campur santan, garam dan daun pandan, didihkan sambil terus diaduk, tambahkan gula, aduk hingga hingga gula larut, matikan api
2. Panas-panas, tuang santan ke baskom berisi tepung, aduk dengan spatula sampai halus (pada awalnya adonan akan bergerindil tapi semakin diaduk nanti akan rata dan lebih halus)
3. Masukkan potongan pisang, aduk rata, siap dibungkus dengan daun
4. Kukus bungkusan adonan Nagasari dalam kukusan yang sudah dipanaskan kurang lebih 30 menit hingga matang
Disajikan hangat-hangat dengan segelas teh melati yang "legi kentel" serasa berbuka puasa di teras rumah orang tua di Jogja..:)
08 January 2014
Martabak Manis Mini Keju
Ini bekal Akmal sekolah hari ini, hasil nyobain resep martabak mini yang dishare mbak Veronica Dhani. Resep martabak kali ini tidak memakai ragi instan, tetapi memakai soda kue seperti penjual martabak pada umumnya (katanya...:p). Saya timbang dan buat adonannya malam hari dan baru dimasak diatas wajan kue lumpur keesokan harinya. Langsung deh ya saya tulis lagi resepnya, tentu saja, dengan sedikit penyesuaian bahan yang tersedia saja di rumah. Foto-fotonya seperti biasa menyusul ya...:)
MARTABAK MANIS MINI
by : Veronica Dhani
Bahan :
180 gr tepung terigu protein sedang
20 gr tepung custard
300 ml susu cair (saya jadikan 330ml)
40 gr gula pasir
1 butir telur + 2 kuning telur (saya pakai 2 butir telur bebek)
sedikit garam
1/2 sdt milk pasta ( saya tidak pakai, saya ganti dengan bubuk vanila)
1/2 sdt baking soda + 1 sdm air putih, satukan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke adonan
180 gr tepung terigu protein sedang
20 gr tepung custard
300 ml susu cair (saya jadikan 330ml)
40 gr gula pasir
1 butir telur + 2 kuning telur (saya pakai 2 butir telur bebek)
sedikit garam
1/2 sdt milk pasta ( saya tidak pakai, saya ganti dengan bubuk vanila)
1/2 sdt baking soda + 1 sdm air putih, satukan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke adonan
Cara membuat :
1. Campur jadi satu tepung terigu, tepung custard, susu cair, gula pasir, telur dan garam, aduk rata sampai tidak ada lagi gerindilan tepung, saring bila perlu, diamkan sampai 1 jam, baru dicampur soda dan siap dimasak. Jika disiapkan malam harinya, simpan adonan yang belum diberi baking soda dalam lemari pendingin,
2. Jika disimpan di lemari pendingin, biarkan terlebih dahulu di suhu ruang 1/2 sampai 1 jam, baru dicampur baking soda+air, aduk cepat dan rata, tuang ke wajan yang sudah panas,
3. Wajan yang akan digunakan harus dipanaskan terlebih dahulu, caranya panaskan dengan api sedang 2-3 menit, kemudian kecikan samai api terkecil selama 10 menit, baru tuang adonan,
4. Tanda wajan siap adalah saat dituangi adona ada bunyi "cess", biarkan tanpa penutup sampai permukaannya berpori-pori, taburi dengan gula pasir kemudian tutup cetakan sampai permukaannya kering matang/tidak basah,
5. Angkat martabak yang sudah matang, panas-panas poles dengan margarin dan beri isian sesuai selera
1. Campur jadi satu tepung terigu, tepung custard, susu cair, gula pasir, telur dan garam, aduk rata sampai tidak ada lagi gerindilan tepung, saring bila perlu, diamkan sampai 1 jam, baru dicampur soda dan siap dimasak. Jika disiapkan malam harinya, simpan adonan yang belum diberi baking soda dalam lemari pendingin,
2. Jika disimpan di lemari pendingin, biarkan terlebih dahulu di suhu ruang 1/2 sampai 1 jam, baru dicampur baking soda+air, aduk cepat dan rata, tuang ke wajan yang sudah panas,
3. Wajan yang akan digunakan harus dipanaskan terlebih dahulu, caranya panaskan dengan api sedang 2-3 menit, kemudian kecikan samai api terkecil selama 10 menit, baru tuang adonan,
4. Tanda wajan siap adalah saat dituangi adona ada bunyi "cess", biarkan tanpa penutup sampai permukaannya berpori-pori, taburi dengan gula pasir kemudian tutup cetakan sampai permukaannya kering matang/tidak basah,
5. Angkat martabak yang sudah matang, panas-panas poles dengan margarin dan beri isian sesuai selera
01 January 2014
Chicken Patty Burger
Anak saya, Akmal, sejak seminggu yang lalu ribut sekali minta dibuatkan burger yang disebutnya "patty patty". Sudah janji dari pertama kali minta, eh baru sempat dieksekusi hari minggu kemarin. Kebetulan ada stok adonan pizza di freezer dan dada ayam beku, ya sudah, ini saja yang diberdayakan. Isian lainnya seperti burger pada umumnya, keju lembaran, tomat, selada (saya pakai sawi bakso) dan salad dressing. Nyaemmm, seenak burger yang di jual di kedai lho:)
Chicken Patty
Bahan:
1 dada ayam dari 1 ekor ayam,ambil dagingnya saja, cincang kotak kecil
1/2 - 1 sdt merica bubuk
1 - 2 sdt kaldu sapi bubuk
4 butir telur ayam
1/4 - 1/2 bagian bawang bombay ukuran sedang, cincang halus
4 sdm maizena
Cara membuat:
1. Aduk jadi satu semua bahan diatas,
2. Siapkan wajan anti lengket dengan api kecil, beri minyak goreng/margarin tipis,
3. Tuang 2 sdm adonan pada wajan secara bertumpuk, bentuk bulat sesuai selera. Akan lebih rapi kalau ada ring bulat untuk mencetaknya jadi bisa dibuat tebal pattynya. Masak hingga matang kurang lebih 5 menit untuk setiap sisi, jadi total 10 menitan ya...
4.Siap untu dijadikan isian
Burger Bun-nya saya pakai adonan pizza dengan resep dan cara sebagai berikut,
Bahan Burger Bun:
125 gr terigu protein tinggi
60 gr terigu protein sedang
3 gr ragi instan
100 ml air hangat
1/2 sdt gula pasir
1 sdm minyak zaitun
sejumput garam
Cara membuat Crust:
1. Campur jadi satu air hangat, ragi, dan gula pasir, aduk rata, biarkan 10 menit hingga berbusa (pertanda ragi aktif)
2. Dalam baskom, tuang terigu buat lubang ditengah-tengah, tuang cairan ragi, aduk rata dengan tangan
3. Tambahkan minyak zaitun, aduk kembali hingga 1/2 kalis, tambahkan garam, uleni hingga kalis dan licin
4. Bulatkan adonan yang telah kalis, letakkan dalam wadah yang sudah
diolesi minyak, tutup dengan plastik atau serbet kurang lebih 45 menit-1
jam hingga mengembang 2 kali,
5. Setelah mengembang, kempiskan adonan dan siap dibentuk
6. Pemanggangan pada suhu 200'C selama 15 menit saja ya...
Untuk 10 buah Chicken Patty Burger:)
Pastel Bihun Ayam 2
Sekali lagi, Saya niatkan uprek membuat pastel goreng di dapur kecil kontrakan kami di Palangkaraya karena masih penasaran dengan wiru-mewiru kulitnya. Isiannya menggunakan bahan-bahan yang bisa saya temukan di lemari pendingin, seperti dada ayam, stok bihun yang sudah diseduh, buncis, daun seledri dan telur ayam. Tadinya saya sengaja menunda membuat isian demi menunggu wortel dari bibi sayur yang biasa lewat tapi ternyata kehabisan jadi kurang berwarna deh isian pastelnya. But it's ok, rasanya tetap enak kok:)
Jika sebelumnya saya membuat resep pastel dari blog mbak R, kali ini saya mau cobain resep kulit pastel dari mas Budi Sutomo. Adonannya gampang banget digiling dan di wiru, seneng deh ngerjainnya:) Memang untuk kerenyahan kulitnya Saya masih lebih klop dengan resep kulit pastel sebelumnya, tentu saja, yang ini kan ada pemakaian telur didalamnya. Tapi keduanya sama-sama enak kok, jangan ragu untuk mencoba ya..:)
Pastel Bihun Ayam
Bahan Isian:
1/2 dada ayam tanpa kulit dari 1 ekor ayam, potong dadu kecil-kecil
Segenggam bihun yang sudah diseduh
10 batang buncis muda, iris tipis
2 butir telur, buat orak arik
Bumbu:
4 butir bawang merah
3 butir bawang putih
1 sdm kecap inggris
1/2 sdm bubuk kaldu sapi
1 sdt merica bubuk
Cara membuat Isi:
1. Tumis bawang putih dan bawang merah yang sudah dihaluskan hingga harum
2. Masukkan ayam cincang, tuang kecap inggris, tumis hingga berubah warna
3. Masukkan buncis, tumis hingga buncis matang
4. Masukkan bihun dan telur orak arik, taburi merica bubuk dan kaldu bubuk, masak hingga semua tercampur rata dan matang
5. Angkat dan biarkan dingin, siap untuk dijadikan isian pastel
Bahan Kulit Pastel (resep dari mas Budi Sutomo)
250 gr tepung terigu protein sedang
1 butir telur ayam, kocok lepas
40 gr margarin
60 ml air, tuang sedikit demi sedikit menyesuaikan kekalisan adonan
½ sdt garam
1 butir telur ayam, kocok lepas
40 gr margarin
60 ml air, tuang sedikit demi sedikit menyesuaikan kekalisan adonan
½ sdt garam
31 December 2013
Thousand Layers Cake
Easy, simple, delicious...:) Ya, membuat "cake" yang satu ini memang sangat mudah. Tidak perlu oven dan mixer. Cukup berbekal piranti dapur yang ada seperti sendok, baskom, dan wajan dadar anti lengket, pemula sekalipun bisa menyiapkannya asalkan membaca dan memahami step dan resepnya dengan baik.
Thousand Layers cake ini saya buat bebarengan dengan pembuatan pancake durian beberapa waktu lalu. Terlalu pede memakai 1 resep dadar pancake sekaligus akhirnya menyisakan setumpuk dadar yang minta diberdayakan. Ada whipped cream sisa pancake durian 300-400gram, jadilah saya mengeksekusi Thousand Layers Cake ini. Sebenarnya akan lebih cantik jika bagian atas dan pinggirannya ditutup juga dengan whipped cream layaknya membuat dekorasi birthday cake, tapi apa daya creamnya pas sekali habis di layer terakhir, maka saya harus puas menikmati seadanya saja seperti gambar diatas. Mungkin suatu saat nanti saya akan membuatnya lengkap dengan dekorasi ulang tahun, toh sudah masuk list tahun 2014:)
26 December 2013
Pinwheel Pizza
Yeayy..akhir bulan menjelang akhir tahun 2013..Saatnya bersih-bersih kulkas dan lemari bahan makanan, sortir yang sudah dekat-dekat kadaluarsa dan makanan yang terlalu lama bertapa di kulkas. Pizza ini adalah salah satu olahan bahan-bahan hasil "sidak". Meskipun hanya bertoping sosis rasanya tetap enak dong, empuk dan bikin nambah lagi karena pakai mozarella 100 gram sendiri, niat banget ngabisin stok kejunya daripada "kasep" kata orang Jawa...hehehehehe Bosan dengan bentuk pizza yang itu-itu saja, sedikit gores dan lipat sana sini jadilah pizza bentuk roda, biar keren sebut saja Pinwheel Pizza ya..hihihihi Resep pokoknya sama persis dengan yang sudah-sudah dan bisa dilihat disini :)
17 December 2013
Banana Yogurt Muffin
Inilah yang terjadi kalau didapur ada pisang talas yang sudah terlalu masak, gula palem, madu sisa Akmal yang minta dibukakan madu sachetan tapi ternyata cuma nyicip seujung jari, dan yogurt yang seminggu mendekati masa kadaluarsa...hihihihi, memodifikasi banana bread dari website simplyrecipes langsung deh asal cemplung dan aduk saja, no mixer,no rempong, i like it..hehehe.....:D Sengaja menghilangkan pemakaian minyak atau margarin karena sedang diet....Voila! Banana Yogurt Muffin enak dan sehat tersaji dalam waktu 1 jam siap untuk disantap..:D
Banana Yogurt Muffin
Bahan:
5 buah pisang talas masak, bisa diganti 3-4 pisang ambon atau pisang raja
3 sdm munjung yogurt plain
2/3 cup gula palem, bisa diganti gula kastor biasa, kalau suka manis sekali bisa dijadikan 1 cup sekalian gulanya, tergantung tingkat kematangan pisang
2 sdm madu-bisa di skip
1sdt baking soda
sejumput garam
1/2-1 sdt cinnamon bubuk
1 butir telur, kocok lepas
1 1/2 cup terigu protein sedang
2/3 cup cincangan kurma
chocochip untuk taburan, bisa diganti irisan kacang almod, keju, dll
12 paper cup untuk alas di loyang muffin atau cetakan bolu kukus
Cara membuat:
1. Haluskan pisang, campur dengan yogurt
2. Dalam wadah yang lebih besar masukkan campuran pisang halus dan yogurt, gula palem, madu, telur, cinnamon bubuk, baking soda, dan sejumput garam, aduk dengan sendok kayu asal tercampur rata
3. Masukkan terigu protein sedang, aduk rata, masukkan cincangan kurma, aduk kembali ,jangan terlalu lama mengaduknya, asal rata saja
4. Tuang kedalam cetakan muffin yang sudah dialasi paper cup, isi sampai ketinggian 2/3 atau 4/, beri taburan chocochip, irisan almond, keju, dll
5. Panggang dalam suhu 175'Cselama kurang lebih 35-45 menit.
Sepengetahuan saya, muffin ini masuk dalam kategori quick bread, dengan tekstur agak liat dan berongga seperti roti, meskipun tanpa ragi, cocok dijadikan menu sarapan atau bekal sekolah yang mengenyangkan dan bergizi karena ada penambahan yogurt sebagai sumber kalsium dan kurma yang tinggi kalori:) O iya, karena penggunaan gula palem, muffin ini agak mirip rasanya dengan cake sarang semut, jadi bila kurang suka gula palemnya bisa diganti gula kastor/pasir ya. Selamat mencoba...:)
07 December 2013
Pancake Durian
Tinggal di Kalimantan membuat saya tidak terlalu "ngeh" dengan hal-hal yang sedang ramai dibicarakan di kota-kota besar seperti di Jawa. Kecuali, tentu saja untuk hal-hal yang berbau kue dan makanan. Kalau untuk yang satu ini sih memang sudah kewajiban untuk browsing di internet. Nah, beberapa bulan ini sepertinya yang sedang digemari adalah pancake durian. Pertama kali membayangkan, saya tidak terlalu yakin akan menyukainya karena saya kira pancake durian menggunakan isian durian tapi sudah diolah dengan tambahan tepung, susu, dan air yang membuatnya menjadi vla durian. Saya memang kurang suka kalau durian diolah lagi sehingga seperti kehilangan tekstur aslinya meskipun wanginya masih sama. Maka hilanglah rasa penasaran saya mengenai pancake durian ini.
Kebetulan, beberapa waktu yang lalu teman si Ayah beserta keluarga, mama-papanya Alif , main ke Palangkaraya sekalian mau ambil kiriman pancake durian beku yang mereka jual di Kapuas dan mereka berbaik hati memberi kami satu box isi 10 buah pancake durian yang masih beku sebagai oleh-oleh. Meskipun agak ragu-ragu ketika pertama kali mencoba, sekali gigit saya langsung lumer dengan kelembutan pancake ini dan yang terpenting tekstur duriannya masih persis sama dengan durian yang masih berbiji. O ya,satu lagi, karena ada paduan whipped cream dingin didalamnya, rasa duriannya jadi lembut dan manisnya pas di lidah saya. Ternyata pancake durian yang saya kira diisi vla durian ternyata tetap berisikan daging durian asli tanpa pengolahan tambahan, hanya dibuang kulitnya saja, dan dibungkus bersama whipped cream yang manis dan lembut tapi tidak diaduk jadi satu. Sejak saat itu (tepatnya sejak oleh-oleh itu habis..hehehehe) saya jadi terobsesi untuk membuatnya sendiri karena memang caranya sangat mudah. Tinggal menunggu musim durian datang untuk mendapatkan daging durian yang enak dan murah jadi hasilnya bisa banyak..:D
Beberapa hari yang lalu si Ayah bawa pulang oleh-oleh yang wangi banget itu. Selain memang lagi musim duren yang membuat harganya lumayan turun, jalur pulang si Ayah dari kantor ada beberapa penjual duren yang selalu melambai-lambai dengan wanginya yang bikin ngiler. Memang, dari hari-hari sebelumnya maunya mampir aja setiap lewat tukang jualan duren, tapi selalu saya bilang untuk tunda karena mending kalo beli duren bawa wadah sekalian biar nggak perlu repot buangin kulit durennya, selain itu kalo beli udah minta dibukain di tempat, pasti penjualnya milihin duren yang bagus daripada di protes, hehehe..
Daging durian sudah tersedia, whipped cream bubuk duduk adem ayem di lemari menunggu di kocok, dan resep kulit dadar yang sepertinya oke dan si Ayah yang sudah nanyain melulu tentang pancake duriannya , jadilah saya nguplek 1 jam didapur. Saya membuat kulit pancake dengan susu bubuk coklat, bisa juga membuat variasi warnanya dengan essense coklat atau pandan. Berikut cara membuatnya ya..:)
Pancake Durian
Inspirasi dari Pancake Durian Medan dibuat oleh Bunda Akmal
Resep kulit pancake coklat:
2 sdm susu bubuk coklat
air untuk melarutkan susu bubuk sampai dengan 250 ml
1 butir telur ayam ukuran besar
75 gram tepung terigu segitiga
50 gram tepung terigu cakra
1 sdm mentega cair atau margarin cair atau minyak goreng
sedikit minyak goreng untuk mengoles wajan dadar
Isian:
Daging durian yang sudah dipisahkan dari bijinya, mixer sebentar sekedar untuk meratakan dan sedikit menghaluskan
Whipped cream yang sudah dikocok hingga mengembang
Cara membuat:
1. Aduk jadi satu semua bahan kulit, KECUALI 1 sdm mentega/margarin/minyak goreng, hingga semua larut dan tidak ada yang bergerindil lagi. Saring kembali untuk memastikan adonan halus
2. Tambahkan mentega cair/margarin/minyak goreng, aduk hingga rata
3. Buat dadar hingga adonan habis
4. Susun dalam piring datar untuk setiap lembar dadar dengan isian daging durian dan whipped cream sesuai selera, lipat rapi, kerjakan sampai habis
5. Pancake durian sudah bisa disajikan, tetapi kalau saya, lebih enak disajikan setengah beku. Sesuaikan selera saja:)
Subscribe to:
Posts (Atom)



















