07 February 2014

Telur Asin Homemade

Dulu sekali, mama saya pernah sekali dua kali membuat telur asin dengan metode simpel ini. Ketika itu beliau sedang coba-coba usaha telur asin untuk sambilan. Saya yang doyan sekali telur asin tentu saja selalu setia menunggui hasilnya, hehehe...
Setelah sekian tahun berlalu, di grup NCC muncul wabah telur asin dengan metode yang sama. Sejak meninggalkan Barabai, Juni 2012, saya tidak lagi rutin menikmati telur asin hanya karena tidak ada lagi Acil penjual telur asin yang berkeliling menjajakan seperti di Barabai, kalau sengaja beli kepasar rasanya ada saja urungnya. Akhirnya, saya ikutan juga membuat telur asin sendiri berbekal telur bebek dan garam halus saja. Pertama kali membuat dengan mengikuti cara perendaman 21 hari, hasilnyq telur yang asiiin sekali, tapi kuning telurnya berminyak dengan cantik. Kedua kalinya, saya buat yang perendamannya 14 hari saja, kemudian dibiarkan tanpa direndam selama 7 hari, dan hasilnya telur yang asinnya pas dengan kuning telur yang berminyak:)


Telur Asin Homemade

Bahan:
15 telur bebek, cuci bersih dan sikat perlahan dengan gosokan panci untuk membuka pori-pori cangkang telur, sisihkan
garam halus, kurang lebih 250-300gram, dikira-kira sampai ada jejak garam pada larutan dan telur mengapung
air 1000-1500ml, dididihkan, biarkan hangat

Cara membuat:
1. Dalam air hangat, larutkan garam hingga garam tidak bisa larut, ciri-cirinya telur akan mengapung
2. Biarkan telur dalam larutan garam selama 14 hari, lalu tiriskan, biarkan dalam keadaan kering selama 7 hari
3. Kukus telur bebek pada hari ke 21, jika masih terlalu asin, simpan telur yang sudah dikukus beberapa hari maka rasa asinnya akan berkurang

06 February 2014

Pie Susu Ekonomis

Ini resep pie susu yang bisa dijadikan referensi kalau mau jualan pie susu di kantin sekolah. Murah meriah harga jualnya. Kalau si empunya resep bisa jualan dengan harga satuan seribu rupiah, saya jual dengan menyesuaikan harga bahan baku disini dan hasil per buahnya bisa Rp1250,-, masih murah meriah kan:)
Kalau di resep asalnya katanya bisa jadi 80 buah lebih, di saya cuma dapat 50 kurang, padahal kayaknya udah pakai cetakan pie paling kecil lho. Tapi mungkin juga kulit pie saya tidak setipis yang jadinya 80 buah, soalnya menurut saya kurang bagus tampilannya kalau terlalu tipis kulitnya. Untuk rasa, cukup  enak kok, pas saja gurih dan manisnya, tapi kembali lagi ke pemilihan bahan-bahan yang digunakan lho ya...:) Langsung saja deh dicoba, sementara saya mencari-cari dulu dimana link sumber resep resep ini:)
Pie susu kemasan kecil satuan
Pie Susu Ekonomis

Bahan kulit :
500g terigu pro sedang
400g margarin
1 butir telur.
Isian Pie: 
1 kaleng susu
200ml air
40-50g maizena/tepung custard
25-30g gula tepung/gula kastor
1 butir telur.

Cara Membuat : 
1. Untuk kulitnya, campur semua bahan kulit sampai rata dengan 2 buah pisau, hingga bergerindil. cetak dalam masing-masing cetakan pie
2. Untuk Isian, tuang susu ke dalam wadah, tambahkan sedikit demi sedikit maizena & gula, aduk rata dengan wisk. Masukan telur lalu air, aduk hingga rata &licin, bila perlu disaring agar adonan bebas gerindilan. Isikan kedalam cetakan kulit pie diatas, tuang sampai 3/4 batas kulit pie,
3. Panggang dengan oven kurang lebih 1jam pada suhu 175-180 celcius

Bebek Goreng Pesanan Akhir Januari 2014

Long weekend kemaren, ada pesanan bebek goreng dari mas Agus unit pembangkitan. Tadinya nitip bebek karkasnya sama bibi langganan, tapi ternyata dianya salah belinya, ya sudah, akhirnya belanja sendiri ke pasar. Dua ekor bebek dari bibi langganan jadi rejekinya Akmal & si Ayah tuh...hehehe 
Satu paket bebek goreng ini dapat 1 ekor ya, dari kepala, leher, dada, paha, sampai hati-ampela. Kalau doyan cekernya, bisa juga disertakan, soalnya kadang kan dibuang aja sama tukang potong bebeknya di pasar:) Selain itu, tentu saja sambal maknyus (baca: puedeess!) 2 jenis, sambal terasi dan sambal bawang/sambal korek, berikut lalapan kubis kukus, kemangi dan mentimun. Bebeknya dingkep sampai empuk, lha wong ngungkepnya berjam-jam, dan penampakannya memang "keling" begitu karena bumbunya ya, jangan dikira karena goreng pake minyak jelantah, wkwkkwkw....
Yuk marii....daripada weekend repot masak, mendingan pesen aja bebek goreng ke saya,buat "kembulan" makan rame-rame dengan keluarga...hihihihi:D

bebeknya bermandikan bumbu andalan dapuraidha...siap-siap diolah..:)





29 January 2014

Pisang Goreng Keju

Lupa-lupa ingat pernah posting cara bikin pisang goreng keju seperti yang di abang-abang kaki lima. Gampang bin enak pastinya, semua pasti bisa bikin dengan perangkat dapur seadanya di rumah. Biasanya saya jadikan cemilan sore sembari nge-teh menikmati rintik hujan (bahasanya....:p) atau dijadikan bekal praktis untuk dibawa Akmal ke sekolah. Nah,kebetulan kapan itu  bekal Akmal pisang goreng keju, sebelum dimasukin ke tas sekolah saya sempatkan jeprat-jepret sedikit untuk di posting.Yuk mari-mari rame-rame dicoba..:)


Pisang Goreng Keju

Bahan:
5 buah pisang talas/pisang raja/pisang ambon/pisang kepok yang sudah matang, potong2
4 sdm tepung terigu protein sedang
1 sdm tepung beras
1/2 sdt bubuk vanili
air secukupnya
keju parut
susu kental manis
gula palem
minyak untuk menggoreng

Cara membuat:
1. Dalam  baskom/mangkuk, campur terigu,tepung beras, vanili bubukdan air hingga rata licin dengan kekentalan yang cukup,
2. Masukkan pisang yang sudah dipotong-potong, balut seluruh pisang dengan adonan tepung
3. Goreng dengan minyak panas di api sedang hingga kulit adonan tepungnya matang, mengeras
4. Angkat, tiriskan, taburi dengan keju parut, susu kental manis dan gula palem

23 January 2014

Pizza Mini Bazar Maulid Nabi TK Al Furqon Palangkaraya

Alhamdulillah, dalam rangka ikut meramaikan bazar di sekolah Akmal, saya jadi juga bikin pizza mini. Sebetulnya di kepala sudah ada macam-macam makanan yang pengen dibuat, pie susu, puding, sutera,  bebek goreng, dll....tapi kayaknya memang harus sadar diri dengan keterbatasan tenaga dan peralatan yang masih segitu-gitu aja..:) Responnya baik, banyak yang bilang enak dan empuk...Senangnyaa.....alhamdulillah...:) Pizza mini ini di bazar sekolah di hargai Rp6.500,-/pcs,murah kan...:) Untuk harga segitu insyaallah nggak mengecewakan lah, namanya juga versi ekonomis..hihihihi. Yang mau bikin sendiri sila coba resepnya disini, yang mau pesan juga boleh banget, dalam jumlah banyak  (minimal 20 pcs) ada harga resellernya..:) 




18 January 2014

Susu Sari Kacang Hijau

 
Susah sekali rasanya membuat anak saya Akmal untuk minum olahan kacang hijau. Padahal sudah pasti ada banyak manfaat yang bisa didapat dari butiran mungil berwarna hijau ini.  Memang, sejak hamil dan saat Akmal batita Saya kurang telaten mengolah kacang hijau sehingga jarang mengkonsumsi kacang hijau buatan sendiri. Kalau mengkonsumsi dari sari kacang hijau yang sudah jadi memang lumayan sering, tapi tetap khawatir dengan kandungan gula yang sepertinya cukup banyak didalamnya. Nah, kali ini saya coba sekali lagi menyodori Akmal dengan kacang hijau yang saya olah menjadi susu. Untuk menghindari penolakan yang serta merta, Saya terpaksa menghilangkan kulit kacang hijaunya terlebih dahulu untuk mengurangi bau langu khas kacang-kacangan. Tetapi jika ingin memperoleh manfaat maksimal dari si kacang hijau ini, sebaiknya kulit luarnya ikut diolah juga ya..:) Sebagai pengenalan, Saya menambahkan susu kental manis untuk memperbaiki rasa dan penampilan, tetapi bisa dihilangkan pemakaiannya.

  
Susu Sari Kacang Hijau
oleh aidha bundaakmal

Bahan:
250 gram kacang hijau, rendam air selama 12 jam, cuci bersih beberapa kali sambil dihilangkan kulit arinya
air matang 6 kali dari hasil perasan kacang hijau, bisa disesuaikan tergantung kekentalan yang diinginkan
2 sendok sayur susu kental manis
3 sendok sayur gula pasir
3 batang kayu manis kecil
3 helai daun pandan
3 ruas jahe yang sudah dikupas, dibakar sebentar dan di geprak (bila suka, saya tidak pakai)

Cara Membuat:
1. Blender kacang hijau hingga halus, saring dengan kain berpori halus, peras hingga keluar semua sarinya
2. Satukan dalam panci sari kacang hijau, air matang/air mineral kemasan (takaran disesuaikan), daun pandan, kayu manis dan jahe, rebus sampai mendidih dengan api kecil sambil diaduk-aduk terus agar larutan sari kacang hijau tidak pecah
3. Masukkan skm dan gula pasir, aduk hingga larut, didihkan sekali lagi.
4. Matikan api, susu siap disajikan. 


*Saya menggunakan air mineral sebanyak 6 kali dari hasil perasan kacang hijau, sehingga larutannya masih agak bening sebelum diberi skm. Jika air mineral yang digunakan sedikit seharusnya warna lebih putih/keruh alami dan tidak perlu diberi tambahan skm

*Dengan air sebanyak diatas, saya membutuhkan gula pasir dan skm seperti pada resep untuk menghasilkan susu sari kacang hijau dengan kemanisan yang pas bagi lidah saya, tidak terlalu manis tetapi juga tidak tawar.

*Setelah susu dingin, segera simpan dalam lemari es. Suami saya suka sekali susu sari kacang hijau ini diminum dalam keadaan dingin:)

16 January 2014

Kue Jajan Pasar Nagasari



Ceritanya saya lagi kangen kampung halaman di Jogja. Kangen jajan pasar yang jadi favorit sejak kecil. Nagasari langsung terbayang-bayang di benak saya saat puasa Kamis kemarin, ide untuk penganan buka puasa, apalagi melirik pisang yang sudah "mrotoli" karena kematengan di meja makan. Niat hati yang tadinya mau dibikin banana bread langsung balik arah eksekusi Nagasari. Resepnya hasil ngintip JTT karena testimonial yang sepertinya enak dan meyakinkan. Saya pakai metode yang diberikan salah satu pembaca JTT, santan didihkan terlebih dahulu bersama garam, daun pandan dan gula, baru dituang panas-panas ke tepung terigu dan tepung sagu, langsung aduk cepat sampai halus. O ya, karena "niat" menghabiskan pisang  yang masih lumayan banyak maka potongan-potongan pisangnya saya aduk acak pada adonan santan dan tepung yang sudah halus, seperti Nagasari ala Banjar. Hasilnya, kue Nagasari yang sukses besar mengobati kangen saya karena baik tekstur maupun rasanya mirip dan pas sekali seperti Nagasari yang biasa saya temui dulu di Jogja:) Resep yang saya tulis dibawah ini menggunakan metode yang sudah saya modifikasi step-stepnya ya karena alasan kepraktisan, jika ingin resep aslinya silakan langsung intip ke webnya JTT ya..^^


Nagasari
Resep diadaptasikan dari buku 500 Resep Masakan Koleksi Kursus Masak Ny. Liem yang Paling Diminati, oleh Chendawati - Kue Pisang, share oleh Endang-JTT, modifikasi step oleh aidha bundaakmal^^

Bahan:
265ml santan kental instan, ditambah air sampai dengan 800ml
3 lembar daun pandan, simpulkan
1 sdt garam
130gram gula pasir
1/2 sdt vanili bubuk
200gram tepung beras
100gram tepung tapioka (saya pakai tepung sagu)
10 pisang matang ukuran kecil / 5 pisang besar (saya pakai 10 pisang yang biasa disajikan untuk pencuci mulut, yang ukurannya sejempol-jempol itu lho, nggak tahu namanya..), potong-potong
1-2 lembar daun pisang utuh, potong2 sesuai selera, layukan dengan api kecil sebentar saja

Cara membuat:
1. Siapkan tepung berasa, tepung sagu dan vanili bubuk dalam baskom, sisihkan
2. Campur santan, garam dan daun pandan, didihkan sambil terus diaduk, tambahkan gula, aduk hingga hingga gula larut, matikan api
2. Panas-panas, tuang santan ke baskom berisi tepung, aduk dengan spatula sampai halus (pada awalnya adonan akan bergerindil tapi semakin diaduk nanti akan rata dan lebih halus)
3. Masukkan potongan pisang, aduk rata, siap dibungkus dengan daun
4. Kukus bungkusan adonan Nagasari dalam kukusan yang sudah dipanaskan kurang lebih 30 menit hingga matang

Disajikan hangat-hangat dengan segelas teh melati yang "legi kentel" serasa berbuka puasa di teras rumah orang tua di Jogja..:)

08 January 2014

Martabak Manis Mini Keju


Ini bekal Akmal sekolah hari ini, hasil nyobain resep martabak mini yang dishare mbak Veronica Dhani. Resep martabak kali ini tidak memakai ragi instan, tetapi memakai soda kue seperti penjual martabak pada umumnya (katanya...:p). Saya timbang dan buat adonannya malam hari dan baru dimasak diatas wajan kue lumpur keesokan harinya. Langsung deh ya saya tulis lagi resepnya, tentu saja, dengan sedikit penyesuaian bahan yang tersedia saja di rumah. Foto-fotonya seperti biasa menyusul ya...:)


MARTABAK MANIS MINI

Bahan :
180 gr tepung terigu protein sedang
20 gr tepung custard
300 ml susu cair (saya jadikan 330ml)
40 gr gula pasir
1 butir telur + 2 kuning telur (saya pakai 2 butir telur bebek)
sedikit garam
1/2 sdt milk pasta ( saya tidak pakai, saya ganti dengan bubuk vanila)
1/2 sdt baking soda + 1 sdm air putih, satukan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke adonan


Cara membuat :
1. Campur jadi satu tepung terigu, tepung custard, susu cair, gula pasir, telur dan garam, aduk rata sampai tidak ada lagi gerindilan tepung, saring bila perlu, diamkan sampai 1 jam, baru dicampur soda dan siap dimasak. Jika disiapkan malam harinya, simpan adonan yang belum diberi baking soda dalam lemari pendingin,
2. Jika disimpan di lemari pendingin, biarkan terlebih dahulu di suhu ruang 1/2 sampai 1 jam, baru dicampur  baking soda+air, aduk cepat dan rata, tuang ke wajan yang sudah panas,
3. Wajan yang akan digunakan harus dipanaskan terlebih dahulu, caranya panaskan dengan api sedang 2-3 menit, kemudian kecikan samai api terkecil selama 10 menit, baru tuang adonan,
4. Tanda wajan siap adalah saat dituangi adona ada bunyi "cess", biarkan tanpa penutup sampai permukaannya berpori-pori, taburi dengan gula pasir kemudian tutup cetakan sampai permukaannya kering matang/tidak basah,
5. Angkat martabak yang sudah matang, panas-panas poles dengan margarin dan beri isian sesuai selera

01 January 2014

Chicken Patty Burger


Anak saya, Akmal, sejak seminggu yang lalu ribut sekali minta dibuatkan burger yang disebutnya "patty patty". Sudah janji dari pertama kali minta, eh baru sempat dieksekusi hari minggu kemarin. Kebetulan ada  stok adonan pizza di freezer dan dada ayam beku, ya sudah, ini saja yang diberdayakan. Isian lainnya seperti burger pada umumnya, keju lembaran, tomat, selada (saya pakai sawi bakso) dan salad dressing. Nyaemmm, seenak burger yang di jual di kedai lho:)


Chicken Patty

Bahan:
1 dada ayam dari 1 ekor ayam,ambil dagingnya saja, cincang kotak kecil
1/2 - 1 sdt merica bubuk
1 - 2 sdt kaldu sapi bubuk
4 butir telur ayam
1/4 - 1/2 bagian bawang bombay ukuran sedang, cincang halus
4 sdm maizena

Cara membuat:
1. Aduk jadi satu semua bahan diatas,
2. Siapkan wajan anti lengket dengan api kecil, beri minyak goreng/margarin tipis,
3. Tuang 2 sdm adonan pada wajan secara bertumpuk, bentuk bulat sesuai selera. Akan lebih rapi kalau ada ring bulat untuk mencetaknya jadi bisa dibuat tebal pattynya. Masak hingga matang kurang lebih 5 menit untuk setiap sisi, jadi total 10 menitan ya...
4.Siap untu dijadikan isian

Burger Bun-nya saya pakai adonan pizza dengan resep dan cara sebagai berikut,


Bahan Burger Bun:
125 gr terigu protein tinggi
60 gr terigu protein sedang
3 gr ragi instan
100 ml air hangat
1/2 sdt gula pasir
1 sdm minyak zaitun
sejumput garam

Cara membuat Crust:
1. Campur jadi satu air hangat, ragi, dan gula pasir, aduk rata, biarkan 10 menit hingga berbusa (pertanda ragi aktif)
2. Dalam baskom, tuang terigu buat lubang ditengah-tengah, tuang cairan ragi, aduk rata dengan tangan
3. Tambahkan minyak zaitun, aduk kembali hingga 1/2 kalis, tambahkan garam, uleni hingga kalis dan licin
4. Bulatkan adonan yang telah kalis, letakkan dalam wadah yang sudah diolesi minyak, tutup dengan plastik atau serbet kurang lebih 45 menit-1 jam hingga mengembang 2 kali,
5. Setelah mengembang, kempiskan adonan dan siap dibentuk
6. Pemanggangan pada suhu 200'C selama 15 menit saja ya...


Untuk 10 buah Chicken Patty Burger:)

Pastel Bihun Ayam 2

Sekali lagi, Saya niatkan uprek membuat pastel goreng di dapur kecil kontrakan kami di Palangkaraya karena masih penasaran dengan wiru-mewiru kulitnya. Isiannya menggunakan bahan-bahan yang bisa saya temukan di lemari pendingin, seperti dada ayam, stok bihun yang sudah diseduh, buncis, daun seledri dan telur ayam. Tadinya saya sengaja menunda membuat isian demi menunggu wortel dari bibi sayur yang biasa lewat tapi ternyata kehabisan jadi kurang berwarna deh isian pastelnya. But it's ok, rasanya tetap enak kok:)
Jika sebelumnya saya membuat resep pastel dari blog mbak R, kali ini saya mau cobain resep kulit pastel dari mas Budi Sutomo. Adonannya gampang banget digiling dan di wiru, seneng deh ngerjainnya:) Memang untuk kerenyahan kulitnya Saya masih lebih klop dengan resep kulit pastel sebelumnya, tentu saja, yang ini kan ada pemakaian telur didalamnya. Tapi keduanya sama-sama enak kok, jangan ragu untuk mencoba ya..:)


Pastel Bihun Ayam

Bahan Isian:
1/2 dada ayam tanpa kulit dari 1 ekor ayam, potong dadu kecil-kecil
Segenggam bihun yang sudah diseduh
10 batang buncis muda, iris tipis
2 butir telur, buat orak arik

Bumbu:
4 butir bawang merah
3 butir bawang putih
1 sdm kecap inggris
1/2 sdm bubuk kaldu sapi
1 sdt merica bubuk

Cara membuat Isi:
1. Tumis bawang putih dan bawang merah yang sudah dihaluskan hingga harum
2. Masukkan ayam cincang, tuang kecap inggris, tumis hingga berubah warna
3. Masukkan buncis, tumis hingga buncis matang
4. Masukkan bihun dan telur orak arik, taburi merica bubuk dan kaldu bubuk, masak hingga semua tercampur rata dan matang
5. Angkat dan biarkan dingin, siap untuk dijadikan isian pastel

Bahan Kulit Pastel (resep dari mas Budi Sutomo)
250 gr tepung terigu protein sedang
1 butir telur ayam, kocok lepas
40 gr margarin
60 ml air, tuang sedikit demi sedikit menyesuaikan kekalisan adonan
½ sdt garam

Cara membuat kulit:
1. Campur jadi satu terigu, telur ayam, garam dan margarin, aduk rata
2. Masukkan air sedikit demi sedikit, uleni sebentar hingga adonan mudah digiling
3. Giling dengan gilingan pasta (kalau pada alat saya di nomer 3), cetak bentuk bulat, siap untuk diisi.